TV Satelit Komersial

Telkom Akan Lebih Serius Kembangkan TV Satelit Komersial Bandung, 3 Mei 2007 - Untuk memenuhi kebutuhan informasi, hiburan dan multimedia di kalangan masyarakat, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) akan mengembangkan layanan TV berbayar satelit melalui Telkomvision pada pertengahan tahun 2007. 

Telkomvision adalah salah satu anak perusahaan Telkom,  yang bergerak di bidang TV Berbayar (Pay TV), baik TV Satelit ( DTH )  maupun TV Kabel ( Digital CATV Broadband).  Telkom melihat prospek layanan TV berbayar satelit di Indonesia sangat terbuka lebar. ”Tahun 2007 ini, Telkom akan lebih serius dalam mengembangkan produk Pay TV sebagai bagian dari Corporate Action  Telkom dalam mengembangkan Telkom Group di bisnis Multimedia,” demikian dinyatakan Eddy Kurnia, Vice President  Public and Marketing Communication Telkom di sela-sela pameran ICT 2007 di Jakarta Convention Centre (3/5). 

Layanan TV Satelit Telkomvision menurut rencana akan diluncurkan pada pertengahan tahun 2007 ini. Berbagai persiapan tengah dilakukan, antara lain dengan meningkatkan kualitas Head End Satelit yang berlokasi di Cibinong, persiapan layanan 24 jam call centre dengan kode akses 12047 yang dikelola besama PT Indomedia, serta penguatan sumber daya manusia di bidang bisnis TV berbayar guna peningkatan pelayanan kepada pelanggan. TV Satelit Telkomvision akan menjadi satu-satunya layanan Pay TV di Indonesia yang menggunakan frekuensi transmisi satelit C-Band yang akan menjamin kualitas penerimaan prima dalam segala cuaca. 

Bisa untuk akses internet TV Satelit Telkomvision hadir dengan ragam layanan yang dikemas dalam beragam paket menarik dengan tarif yang sangat terjangkau untuk berbagai lapisan masyarakat. ”Khusus di kota-kota besar TV Satelit Telkomvision akan dilengkapi dengan produk Telkom Speedy, dalam penyediaan layanan Internet yang saat ini dibutuhkan pelanggan,” ujar Eddy Kurnia. 

TV Satelit Telkomvision berbeda dengan operator PayTV lainnya, karena hanya dengan menggunakan receiver parabola biasa (free to air) maka pelanggan dapat menikmati paket–paket Telkomvision yang sangat menarik. Di samping itu, pelanggan tetap dapat menikmati siaran–siaran lokal maupun siaran dari China , India, Arab, yang jumlahnya bisa lebih dari  100 channel secara GRATIS, hanya dengan perangkat tambahan (LNB & Kartu Tayang) dapat menangkap siaran dari satelit . ”Pengembangan produk TV Kabel dan Satelit ke depan, akan dirancang untuk memberi kemudahan kepada pelanggan dalam menikmati produk layanan kami melalui sistem prabayar berupa voucher isi ulang, yang merupakan produk pertama di Indonesia untuk bisnis  Pay TV,” kata Eddy Kurnia. 

Saat ini terdapat tidak kurang dari 20 juta pesawat televisi di 9 kota besar Indonesia. Dengan meningkatnya pendapatan masyarakat dan kebutuhan informasi, hiburan serta layanan multimedia lainnya, Telkom optimis kehadiran Telkomvision akan disambut baik oleh masyarakat. Layanan Pay TV Telkomvision khususnya yang berbasis TV kabel saat ini telah berjalan baik di beberapa kota besar. Untuk meningkatkan layanan segera dilakukan pembangunan tambahan jaringan sebanyak 500.000 sambungan di lima kota besar, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang dan Bali yang dapat menawarkan produk bundling dengan Telkom group berupa layanan  internet serta layanan lainnya seperti home shopping, video phone, home banking, interactive games dan Closed Circuit Television (CCTV). 

Dua lini bisnis  tersebut,  (TV cable dan TV satelit) akan dikembangkan dengan paket yang serupa, untuk tidak membingungkan pelanggan. Terhadap daerah yang belum tersedia layanan TV Kabel, maka Telkom akan menawarkan layanan TV Satelit, sehingga seluruh kebutuhan pelanggan dapat terlayani. 

Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi : Eddy KurniaVice President Public and Marketing CommunicationPT. Telekomunikasi Indonesia, TbkTel.    62-22-4527455Fax.    62-22-4521411Email : eddy_k@telkom.co.id

Website : www.telkom-indonesia.com

Hello world!

Selamat Datang

di PuguhPratonda